Minyak Tetap Bertahan Di Atas Level $49
- Mar 30, 2017
- 2 min read
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
Rifanfinancindo - Semarang, Tanda-tanda meningkatnya permintaan bahan bakar AS menopang minyak ke atas level $ 49 per barel, dengan pembelian lebih kilang terlihat membantu mengurangi kelebihan di stok minyak mentah Amerika.Futures di New York mempertahankan keuntungan setelah naik 2,4 persen pada hari Rabu, di saat data pemerintah AS menunjukkan bahwa stok bensin turun lebih dari yang diharapkan. Selain itu, kilang meningkatkan jumlah minyak mentah yang mereka proses dalam jumlah terbesar dalam hampir tiga tahun. Hal itu membantu menahan kenaikan dalam output dan stok yang telah merusak pembatasan produksi tahun ini oleh OPEC dan mitra-mitranya.West Texas Intermediate untuk pengiriman Mei berada di level $ 49,60 per barel di New York Mercantile Exchange, naik 9 sen, pada pukul 07:50 pagi waktu London. Total volume perdagangan yakni sekitar 29 persen di atas rata-rata 100-hari.
Kontrak naik $ 1,14 ke level $ 49,51 pada hari Rabu.Brent untuk pengiriman Mei, yang berakhir Jumat, berada 4 sen lebih tinggi di level $ 52,46 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Harga naik $ 1,09, atau 2,1 persen, ke level $ 52,42 pada hari Rabu. Minyak mentah acuan global ini berada pada premi $ 2,85 untuk WTI.
WTI mempertahankan kenaikan setelah stok bensin AS turun lebih dari perkiraan.
WTI untuk pengiriman Mei naik 0,3 persen di New York setelah berakhir 2,4 persen lebih tinggi hari Rabu. WTI diperdagangkan 2 sen kebih tinggi di level $ 49,53 / bbl di Nymex pada pukul 09:32 pagi waktu Sydney. Total volume perdagangan yakni 75 persen di bawah rata-rata 100-hari.
Stok bensin turun 3,75 juta barel pekan lalu, menurut EIA laporan Rabu.
Stok minyak mentah naik kurang dari yang diantisipasi sebesar 867.000 barel menjadi 534.000.000; itu masih merupakan posisi tertinggi dalam data mingguan kembali ke tahun 1982.
Brent untuk pengiriman Mei naik $ 1,09, atau 2,1 persen, ke level $ 52,42 / bbl di ICE Futures Europe exchange Rabu. Minyak acuan global ini ditutup pada premi $ 2,91 untuk WTI.
BACA JUGA : Saham Asia Beberapa Tergelinci
Produksi minyak mentah Libya turun menjadi sekitar 500.000 barel per hari, yang merupakan tingkat terendah sejak September seiring ekspor dari terminal terbesar kedua negara itu di Zawiya terganggu.

Comments