Minyak Dan Emas Melesat Setelah Trump Mengirim Roket Ke Suriah
- Apr 7, 2017
- 2 min read
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
Rifan Financindo - Semarang, Minyak melonjak setelah serangan rudal AS terhadap Suriah mengguncang pasar keuangan global.Minyak berjangka di New York dan London melonjak lebih dari 2 persen ke level tertinggi dalam sebulan. Serangan Jumat pagi menargetkan hanggar, pesawat dan tangki bahan bakar di salah satu lapangan udara militer Suriah, menurut seorang pejabat AS. Suriah berbatasan dengan Irak, produsen minyak mentah terbesar kedua OPEC. Berita itu berdesir di pasar keuangan, dengan yen dan emas menguat akibat penurunan saham-saham.Minyak telah berjuang untuk memperpanjang reli melampaui $ 51 per barel karena kekhawatiran atas melonjaknya pasokan minyak AS yang berlawanan dengan optimisme sekitar kemungkinan perpanjangan pemotongan produksi yang dipimpin oleh OPEC.
Serangan terhadap Suriah terjadi dua hari setelah rezim Bashar al-Assad menggunakan gas beracun untuk membunuh sejumlah warga sipil, menarik kecaman internasional sementara Presiden Donald Trump menyebutnya dengan œsebuah penghinaan terhadap kemanusiaan.Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Mei di New York Mercantile Exchange naik sebanyak $ 1,24 ke $ 52,94 per barel, level tertinggi sejak 7 Maret, dan diperdagangkan di $ 52,28 pada pukul 07:42 pagi di London.
Harga WTI naik 3,3 persen dalam minggu ini, menuju kenaikan mingguan kedua. Total volume yang diperdagangkan adalah sekitar lima kali lebih tinggi dari rata-rata 100 hari.Minyak Brent untuk pengiriman Juni di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London melonjak sebanyak $ 1,19 ke $ 56,08 per barel, juga level tertinggi sejak 7 Maret. Harga Brent naik sekitar 5 persen dalam minggu ini. Minyak
Emas menguat setelah AS melancarkan serangan rudal terhadap rezim Bashar al-Assad di Suriah, dengan Sekretaris Negara Rex Tillerson mengatakan kepada wartawan bahwa langkah-langkah yang diambil untuk memobilisasi koalisi untuk mencopot Bashar al-Assad setelah pemerintahnya dikatakan telah menggunakan gas beracun untuk membunuh warga sipil.
Bullion untuk pengiriman segera naik sebanyak 1,4 persen menjadi $ 1,269.46 per ons, tertinggi sejak November lalu, dan diperdagangkan di level $ 1,263.79 pada pukul 02:49 sore di Singapura, menurut Bloomberg. Bullion menuju kenaikan mingguan keempat berturut-turut dan telah melonjak 10 persen dalam tahun ini. Saham-saham penambang melonjak setelah Newcrest Mining Ltd. naik sebanyak 3,8 persen di Sydney, sementara Zijin Mining Group Co. naik 4,7 persen di Hong Kong.
Keputusan menandai pembalikan bagi Presiden AS Donald Trump, yang selama kampanye menyalahkan para pemimpin masa lalu untuk terlibat dalam konflik di Timur Tengah. Serangan pada Jumat pagi di Suriah menargetkan hanggar, pesawat dan tangki bahan bakar di sebuah lapangan udara militer. Sekretaris Tillerson mengatakan kepada wartawan bahwa œlangkah-langkah sedang dijalankan untuk memobilisasi koalisi untuk mencopot Assad, meskipun upaya yang mungkin akan terlaksna setelah militan ISIS dikalahkan dan stabilitas kembali di negara tersebut.
BACA JUGA : Serangan Kimia Dibalas Dengan Gempuran Roket AS
mentah acuan global diperdagangkan untuk bulan Juni lebih besar $ 2,74 dari WTI.

Comments