PELEMAHAN SAHAM ASIA DI AKHIR PEKAN
- May 11, 2017
- 1 min read
RIFAN FINANCINDO
RIFAN FINANCINDO - SEMARANG, Bursa saham di Tokyo di buka turun dari level tertinggi 17 bulan, mencerminkan kerugian dalam ekuitas AS, karena investor menunggu laporan pendapatan lebih dari 400 perusahaan pada hari Jumat.
Indeks Topix turun 0,4% menjadi 1.580,70 pada pukul 09:36 pagi di Tokyo. Nikkei 225 turun 0,4% menjadi 19,893.58. Yen ditutup pada level 113,86 per dolar di New York.
Sektor perbankan membebani Indeks Topix menyusul turunnya imbal hasil Treasury AS. Produsen otomotif melemah setelah yen rebound terhadap dolar di New York. Performa tertinggi dan terburuk di Nikkei 225 Stock Average adalah perusahaan yang mengumumkan hasil kuartalan dan prospek. Marui Group Co. dan Rakuten Inc. memimpin kenaikan pada Indeks acuan, sementara Hitachi Zosen Corp. dan Pacific Metals Co. jatuh.
Indeks Toraku, yang membandingkan jumlah kenaikan dan penurunan saham dalam Indeks Topix, berada di level 126,3 pada hari Kamis, di atas 120, tingkat yang investor katakan bahwa sinyal saham dikarenakan adanya koreksi.
Bursa saham Hong Kong dibuka mendatar pada hari Jumat karena aksi profit taking mengimbangi pembelian yang kuat dari investor daratan yang telah membantu pasar tersebut meraih keuntungan empat kali berturut-turut.
Indeks Hang Seng naik tipis 7,90 poin menjadi 25.133,45.
Indeks Shanghai Composite tergelincir 0,24 persen atau 7,39 poin menjadi 3.054,11 sementara Indeks
Shenzhen Composite, yang melacak saham di bursa kedua China, turun 0,21 persen atau 3,82 poin menjadi 1.815,33.
BACA JUGA : BEASISWA GOOGLE DAN TEMPO.CO DIRETAS | RIFAN FINANCIND

Comments