TERDENGAR TERIAKAN DI MAKAM, PENEMUAN PASANGAN SELINGKUH DI SEBUAH RUMAH
- Jun 29, 2017
- 2 min read
RIFAN FINANCINDO
RIFAN FINANCINDO - SEMARANG, Sesosok wanita diketahui tinggal dengan durasi cukup lama di Tempat Pemakaman Umum (TPU), Kelurahan Sisir, Kota Batu.
Dia ditemukan dalam kondisi yang menggenaskan pada Rabu (28/6/2017) malam.
Kondisi pakaian lusuh, rambut acak-acakkan, dan yang bikin miris kondisi perutnya buncit karena tengah hamil tua.
Informasi yang SURYAMALANG.com himpun, keberadaan wanita ini diketahui warga sekitar setelah dia berteriak-teriak.
Semula warga menyangka dia hendak kontraksi, saat ditelurusi ternyata tidak.
Keberadaan dia kemudian diketahui oleh Taruna Tanggap Bencana (Tagana).
Dia kemudian dibawa ke Rumah Sakit Karsa Husada, lalu dirujuk lagi ke Rumah Sakit Saiful Anwar Kota Malang.
"Dia harus mendapat perawatan lebih lanjut. Dia langsung dibawa ke RS Saiful Anwar di Kota Malang,” kata Sri Yunani, Kabid Rehabilitasi dan Perlindungan Sosial Dinas Sosial Kota Batu.
Belum banyak informasi yang petugas dapat dari wanita yang berada di makam tersebut.
Petugas hanya mampu memperkirakan kalau usia wanita ini 40 tahun.
Sementara, identitas dan asal usul wanita yang diduga mengalami gangguan kejiwaan tersebut belum diketahui.
"Dia tidak tahu nama dan tempat tinggalnya," imbuhnya.
Suasana Idul Fitri masih hangat. Tetapi amarah TP (30), seorang suami dari Desa Tanggungggunung, Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung, membuncah.
Bagaimana tidak, Senin (26/6/2017), atau sehari setelah lebaran, dia mendapati istrinya tidur dengan pria lain. Dia pun marah dan menganiaya lelaki tersebut.
Ceritanya, Senin (26/6/2017) sore, TP bersama istrinya, DR, sedang berkunjung ke rumah salah satu kerabatnya di Desa Duwet, Kecamatan Pakel.
DR kemudian minta izin untuk menemui temannya yang bernama Anjar, di Dusun Ngingas Desa/Kecamatan Campurdarat. Curiga dengan dengan istrinya, Totok membuntuti dari kejauhan.
“Saat diikuti itu, ternyata istri pelaku tidak ke Ngingas, tetapi menuju ke Desa Wates. Istri pelaku masuk ke salah satu rumah,” terang Kapolsek Campurdarat, AKP I Nengah Suteja, Kamis (29/6/2017).
TP sebenarnya sempat kehilangan jejak. Namun berhasil menemukan keberadaan istrinya, setelah melihat motor yang dikendarainya parkir di belakang rumah warga.
Pria itu kemudian masuk ke rumah tersebut.
Namun yang ada hanya seorang anak kecil. Semakin curiga, TP memeriksa setiap ruangan.
Saat membuka kamar, TP terkejut karena istrinya tengah bersama seorang laki-laki lain.
DR terlihat gugup dan tergesa-gesa mamasang kancing bajunya.
Belakangan diketahui, laki-laki yang bersama istrinya itu adalah Anang Wahyudi (30).
Dua laki-laki ini sempat terlibat perang mulut.
“Karena pelaku dibakar cemburu, dia keluar mengambil batu. Kemudian memukul kepala Anang hingga terluka,” tutur Suteja.
Kegaduhan tersebut mengundang warga sekitar.
Apalagi saat warga mengetahui Anang mengalami luka robek di kening sebelah kiri dan di dahi.
Warga mengamankan TP, dan menyerahkannya ke pihak Polsek Campurdarat.
TP mengaku emosi setelah tahu istrinya selingkuh. Apalagi dirinya kerap mendapat kabar, bahwa istrinya berlaku serong.
Namun TP tidak langsung percaya, dan mencari bukti kabar tersebut.
“Saya sudah melihat percakapan lewat SMS di HP istri saya. Makanya saya telusuri, untuk memastikan perbuatannya,” ujar TP.
TP mengaku sudah menikah dengan Dayang sejak 2016.
Kini dia mengaku pasrah dengan masa depan rumah tangganya.
“Saya fokus ke proses hukumnya dulu. Saya pasrah dengan polisi,” ucapnya.
Sri menambahkan wanita itu sedang menjalani proses USG untuk mengetahui detak jantung janin.
Ini dilakukan karena wanita tersebut terus menjalani kontraksi.

Comments