FAKTA TENTANG LAKA LANTAS TOL DI UNGARAN, MEME WALIKOTA SEMARANG NGEHITS
- Jul 14, 2017
- 3 min read
RIFAN FINANCINDO
RIFAN FINANCINDO - SEMARANG, Kapolres Semarang AKBP Vincentius Thirdy Hadmiarso mengatakan tabrakan di jalan tol Bawen menuju ke Semarang kilometer 25, Rabu (12/7/2017) malam, disebabkan faktor human eror (kurangnya konsentrasi pengemudi).
Kapolres juga menyebut korban meninggal dunia yakni Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Salatiga, Gazali Bustanul Arifin, yang mengemudikan Toyota Rush berplat merah bernopol H 27 B telah tewas sebelum bus Rosalia Indah menabrak mobil Toyota Alphard.
Suasana pemakaman korban kecelakaan karambol Bustanul Arifin, di TPU Banyumanik, Kota Semarang, Kamis (13/7). (Tribun Jateng/Nur Rochmah)
"Sebelum terjadi kecelakaan beruntun terjadi dahulu kecelakaan tunggal, yakni mobil Toyota Rush yang terguling-guling dan hingga sempat menabrak guardril. Saat kejadian ini pengemudi meninggal dunia lantaran tidak memakai sabuk pengaman dan tubuh korban hampir keluar dari mobil," kata Kapolres usai timnya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), Kamis (13/7/2017).
Mobil ringsek setelah terlibat kecelakaan karambol KM 25.400 ruas Tol Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Rabu (12/7/2017) malam. (Istimewa)
Posisi mobil Toyota Rush terakhir, dipaparkan Thirdy, memang terbalik (posisi 90 derajad) dan posisinya menghadap berlawanan arah dari arus jalan.
Kejadian tergulingnya Toyota Rush ini sekitar puluhan meter di depan mobil Isuzu Panther bernopol H 8938 KF yang mengalami pecah ban dan dikendarai oleh Mustakim (54).
"Kedua mobil ini juga menabrak pembatas jalan dan keduanya mengalami pecah ban sehingga pengemudi sulit mengendalikan laju mobilnya," sambung Kapolres.
Setelah mobil Toyota Rush mengalami kecelakaan tunggal, mobil Toyota Alphard H 1 LG yang dikemudikan oleh Eko Filosof (51) dan membawa tiga penumpang mencoba menghindari sehingga mengurangi kecepatan dan kemudian menyalakan lampu hazard (peringatan).
Bus Rosalia Indah kacanya pecah setelah terlibat kecelakaan karambol KM 25.400 ruas Tol Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Rabu (12/7/2017) malam. (Tribun Jateng/Suharno)
"Namun Bus Rosalia Indah (bernopol AD 1602 AU jurusan Wonogiri - Merak yang dikemudikan oleh Purnawan Puji Hastono) yang berada belakang mobil Alphard gagal menghentikan lajunya karena memang posisinya turunan sehingga menabrak Alphard.
Tetapi bus dan Alphard ini tidak mengenai mobil Toyota Rush," sambungnya.
Selain korban meninggal dunia ini, dua penumpang mobil Alphard yakni Bambang Sudiyarno (62) dan Ivan Defianto (27) warga Jalan WR Supratman RT 4 RW 11 Panjang Wetan Pekalongan mengalami luka-luka.
Sepekan ini di sosial media viral sebuah video tayangan komersil dari merek es krim lokal yang konyol dan jayus.
Tidak hanya viral di kalangan masyarakat Indonesia, video berdurasi 3 menit itu tersebut viral setelah diunggah oleh akun instagram 9GAG yang telah ditonton sebanyak lebih dari 4 juta kali dan mendapat likes lebih dari 400.000.
Dalam iklan tersebut ada sebuah iklan seorang bapak mengendarai seekor burung yang sedang menerima telepon dari istrinya.
Iklan es krim (youtube)
Adegan aneh tersebut rupanya justru menginspirasi wali kota Semarang, Hendrar Prihadi dalam mengampanyekan keamanan berkendara dengan tagar #UtamakanSelamat.
Lewat akun instagram pribadinya @HendrarPrihadi, Wali Kota Semarang yang akrab disapat Hendi mengunggah sebuah foto perbandingan antara dirinya dan pria dalam iklan tersebut.
Dalam meme nya Wali kota Hendi menuliskan bahwa pria dalam foto tersebut salah karena mengendarai seekor burung sambil bermain HP dan tidak memakai Helm.
"Utamakan Selamat : Jangan Main HP | Pakai Helm | Pasang Spion", tulis Walikota Hendi dalam meme tersebut sambil menyematkan foto dirinya yang juga sedang mengendarai seekor burung dengan memakai helm lengkap dengan memasang spion.
Meme yang dibuat oleh Walikota Hendi tersebut praktis mengundang gelak tawa warganet di Instagram.
Meme tersebutpun dibanjiri ribuan likes dan ratusan komentar.
Salah satunya komentar datang dari akun instagram @susciouns yang menuliskan komentar "Wah kreatif nih pak, Manfaatin yg lg ngehits buat kampanye".
Atau ada juga akun @adi_prasetyo2 yang menuliskan komentar, "haha...burungnya punya spion ternyata".
Namun ada juga yang menanggapinya meme himbauan keamanan berkendara Walikota Hendi tersebut dengan serius.
seperti akun @jeremia91 yang berkomentar, "Menuju Indonesia Tertib, Bersatu keselamatan Nomor 1".

Comments