top of page

KECELAKAAN LAGI DI JALAN KALIGAWE, MAHASISWI UNISULA TEWAS DAN WALI KOTA SEMARANG DI BULLY

  • Aug 2, 2017
  • 2 min read

PT RIFAN FINANCINDO

- SEMARANG,

Pengerjaan proyek underpass Jatingaleh dipastikan molor dua bulan. Kontraktor tidak bisa memenuhi target penyelesaian 31 Juli 2017.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan berdasarkan koordinasi dengan Satuan Kerja (satker) Pelaksanaan Jalan Nasional Metropolitan Semarang pengerjaan mundur hingga September 2017. Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi, merasa gemas dengan kinerja kontraktor yang dinilai lamban.

"Target selesai harusnya 31 Juli 2017, tapi mundur dua bulan. Alat banyak tapi orangnya sedikit. Saya tinjau malam-malam, memang ada orang yang kerja tapi tidak full jumlahnya sedikit tidak seperti siang hari. Butuh percepatan pengerjaannya," ujarnya, Selasa (1/8).

Pantauan Tribun Jateng, pengerjaan Jatingaleh'>Underpass Jatingaleh terus dikebut. Pekerja masih fokus menyelesaikan flyover Gombel, sedangkan underpass Gombel belum ada pengerjaan signifikan dibanding beberapa hari lalu.

Kondisi jalan flyover Ksatrian sudah mulai diaspal meski pengerjaannya belum 100 persen.

Konsekuensi pekerjaan yang molor, kata Hendi, masyarakat akan mengalami kemacetan cukup lama.

"Tiap pagi dan sore saya dibully, di sms (Jatingaleh macet). Sebenarnya tugas Pemkot hanya sebatas pembebasan lahan, sedangkan proyek pengerjaan dari pusat. Meski demikian saya akan tetap monitor," ujarnya.

Hendi juga telah memerintahkan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk koordinasi dengan Satlantas Polrestabes Semarang dalam mengurai kemacetan di pagi dan sore.

"Saya sudah minta Dishub untuk menempatkan petugas di jam-jam sibuk pagi dan sore," ujarnya.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Dishub Kota Semarang, Mukhamad Khadik mengatakan proyek pembangunan underpass Jatingaleh merupakan proyek Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Namun pihaknya akan bertanggungjawab untuk mengatasi kemacetan dampak dari proyek tersebut. ''Kami menempatkan petugas untuk mengatur agar kendaraan tetap bisa jalan agar antrean tidak terlalu panjang,'' ujarnya.

Kemacetan Jatingaleh dikeluhkan netizen yang membagikan foto dan status pada media sosial. Pemilik akun facebook Ita Kurnia menuliskan, "Ngalamat gak ikut apel,macet total...ngesrep jatingaleh 1 jam lebih," keluhnya.

Sementara itu pemilik akun facebook Lathifa 'Lantip' Ajria Farhati menuliskan,"Semoga diberi kekuatan menembus kemacetan...#Macetjatingaleh #Macettrangkil Apa kudu mabuurrrr," tulisnya.

Sementara itu, pemilik akun facebook Fransiska Prihandini mengatakan harus berangkat lebih awal agar tidak terlambat sampai tujuan.

"Macet setiap hari di turunan gombel hingga jatingaleh. Skrg harus menggandakan waktu berangkat 2-3x lebih awal. #seputarSemarang," tulisnya.

Comments


Also Featured In

    Like what you read? Donate now and help me provide fresh news and analysis for my readers   

Donate with PayPal

© 2023 by "This Just In". Proudly created with Wix.com

bottom of page