top of page

TOL PRIOK DIBUAT SEKALI TRANSAKSI

  • Sep 8, 2017
  • 2 min read

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO - SEMARANG, ampir sepekan persoalan pajak profesi penulis mewarnai timeline media sosial maupun grup para pembaca buku. Curahan hati yang dilontarkan Tere Liye yang karyanya laris manis di toko buku itu memicu perbincangan. Bak bola panas, permasalahan pajak penulis 'njelimet' dan butuh 'penyegaran' dari semua pihak. Keputusan yang disampaikan Tere Liye lewat fanpage akun Facebook menuai komentar berbagai kalangan. Permasalahan pajak sendiri selama ini menjadi momok tersendiri. Tulisan viral dari Tere Liye menyebutkan penghasilan penulis buku yang disebut royalti itu dianggap super netto.

"Tidak boleh dikurangkan dengan rasio NPPN, pun tidak ada tarif khususnya. Jadilah pajak penulis buku: 1 milyar dikalikan layer tadi langsung. 50 juta pertama tarifnya 5%, 50-250 juta berikutnya tarifnya 15%, lantas 250-500 juta berikutnya tarifnya 25%. Dan 500-1 milyar berikutnya 30%. Maka total pajaknya adalah Rp 245 juta," tulis Tere Liye. Pajak profesi penulis dianggap 24 kali lebih besar dari pengusaha UMKM, dan dua kali lebih dibanding pekerjaan bebas. "Dan jangan lupakan lagi, penulis itu pajaknya dipotong oleh penerbit, itu artinya, dia tidak bisa menutup2i pajaknya, tulis Tere Liye lagi. Kali ini, detikHOT akan menyoal permasalahan pajak penulis yang hangat diperbincangkan. Selain Tere

Jalan Tol Akses Tanjung Priok yang telah diresmikan dan dibuka sejak April 2017. Rencananya, pembayaran tol Tanjung Priok akan terintegrasi dengan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR). Kenapa pembayarannya perlu diintegrasi? Integrasi sistem pembayaran JORR sendiri saat ini tengah dalam proses lantaran pembongkaran dan pembangunan gerbang tol masih berlangsung. Sementara proses ini sendiri diperkirakan baru rampung pada akhir tahun mendatang, bahkan hingga 6 bulan."Karena mestinya satu kali transaksi saja ya (integrasi pembayaran dengan tol akses priok). Saya harapkan sih satu kali transaksi itu sudah sekaligus. Jangan bolak balik lagi. Kasihan masyarakat," kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna, seperti ditulis Jumat (8/9/2017).Baca juga: Jalan Tol Akses Priok Masih GratisArtinya Tol Akses Priok baru akan dikenakan tarif saat integrasi sudah dilakukan dengan JORR nanti."Makanya upaya ini kita lihat, supaya dilakukan percepatan (pembongkaran dan pembangunan gerbang tol). Ini bangunnya dipastikan dulu jadwalnya. Tolong dicepatin," ujar Herry.Sebelumnya, proses penerapan tarif tol akses Tanjung Priok sendiri menunggu Peraturan Presiden yang menugaskan Hutama Karya menjadi operator tol yang dibangun dengan pinjaman dari Jepang tersebut. Perpres tersebut kemudian diikuti oleh PP dan Peraturan Menteri yang mengatur tarif dan konsesi jalan tol tersebut.Baca juga: Sampai Akhir 2017, RI Bakal Punya Tambahan 379 Km Tol BaruSaat ini, tol tersebut masih dibuka gratis kepada pengguna jalan sejak diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada April lalu. Nantinya, tarif ke tol akses Tanjung Priok akan terintegrasi dengan jal

 
 
 

Comments


Also Featured In

    Like what you read? Donate now and help me provide fresh news and analysis for my readers   

Donate with PayPal

© 2023 by "This Just In". Proudly created with Wix.com

bottom of page