RUMAH Diangkat Dijauhkan dari Lokasi Longsor di Cilacap, yang Lain Masih Terendam
- Nov 1, 2017
- 1 min read

PT RIFAN FINANCINDO SEMARANG - Sejumlah warga bersama TNI dan Polri gotong-royong mengangkat rumah demi menghindari lokasi longsor. Gotong-royong tersebut dilakukan bersama warga setempat mengangkat rumah kayu yang terancam longsor.
Di lokasi itu telah terjadi longsor di desa Jeruklegi Wetan Kabupaten Cilacap, akhir Oktober 2017 setelah diguyur hujan lebat.
Rumah yang diangkat berukuran cukup besar menggunakan konstruksi kayu dan dinding papan. Genteng atau atap telah diturunkan untuk mengurangi beban. Sedangkan rangkaian kayu papan dan bambu masih dipertahankan.
Ada sekitar 20 anggota Polres Cilacap dan TNI bersama warga dan relawan mengevakuasi rumah Siti Fatimah (39), warga dusun Wanasri Rt 01 Rw 06 Desa Jeruklegi Wetan Kabupaten Cilacap
Di Desa Rawajaya Kecamatan Bantarsari, sungai Cimeneng meluap hingga menggenangi sekitar 200 rumah warga. (tribunjateng/khoirul muzaki/BDBD Cilacap)
Kondisi rumah ini mengkhawatirkan karena posisi bangunan telah bergeser hingga 10 meter ke depan, dampak langsung tanah bergerak.
Rumah kayu itu dipindah ke tempat aman dengan cara dipikul secara gotong royong. Sementara penghuni rumah telah diungsikan ke rumah yang aman.
"Dipindahkan rumahnya untuk menghindari agar tidak roboh karena kondisinya sudah mengkhawatirkan," kata Kapolsek Jeruklegi AKP Sugeng Hartono.
Hujan lebat mengguyur Kabupaten Cilacap pada Minggu malam (29/10) mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah, Senin pagi (30/10).
Setidaknya terdapat tiga titik banjir di tiga kecamatan berbeda yang mengakibatkan ratusan rumah warga terendam.
Sumber : jateng.tribunnews.com
Fillsky - rifanfinancindo
PT RIFAN FINANCINDO SEMARANG | PUSAT Headunit

Comments