top of page

Misi Menumpas Tuntas Muslim Cyber Army

  • Mar 7, 2018
  • 1 min read

PT RIFAN FINANCIDO BERJANGKA – Jaringan penyebar hoax dan hate speech di media sosial oleh Muslim Cyber Army (MCA) terbongkar. Bisakah ditumpas habis?

"Kejar, selesaikan, tuntas. Jangan setengah-setengah," tegas Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa 6 Maret 2018.

Ada enam pentolan Muslim Cyber Army yang ditangkap. Tiga lainnya masih dalam perburuan, bahkan ada yang terlacak berada di luar negeri. Polri sampai menggandeng Kepolisian Korea Selatan.

Isu provokatif yang dimainkan MCA mulai dari kebangkitan PKI hingga penculikan ulama. Setelah pentolan Muslim Cyber Army dibekuk, Polri mencatat hoax penyerangan ulama turun drastis.

Satgas Nusantara Polri menemukan isu yang didesain MCA berbau politis demi kepentingan Pilpres 2019. MCA berharap dapat mendegradasi pemerintah.

"Apa yang dilakukan kelompok ini motifnya politik. Sehingga timbul ketakutan dan memicu perpecahan bangsa dan konflik. Ketika tidak bisa diatasi, muncul anggapan pemerintah tidak mampu. Hoax ini betul-betul berbahaya," ujar Ketua Satgas Nusantara Polri Irjen Pol Gatot Edi Pramono.

Rupanya ada benang merah antara MCA dan bekas Saracen di balik maraknya hoax dan ujaran kebencian tentang penyerangan ulama dan kebangkitan PKI di media sosial.

"Dari cluster Jatim, Jabar, dan Banten terlihat bahwa di udara atau dunia maya pelakunya saling terhubung. Pelaku-pelaku yang tergabung dalam MCA itu juga tergabung dalam cluster X, ini adalah mantan Saracen," ucap Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Fadil Imran.

Sumber: liputan6.com

Fillsky – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | PUSAT Headunit

 
 
 

Comments


Also Featured In

    Like what you read? Donate now and help me provide fresh news and analysis for my readers   

Donate with PayPal

© 2023 by "This Just In". Proudly created with Wix.com

bottom of page