top of page

Harga Minyak Makin Mahal, Bisa Tembus USD 100 per Barel

  • Feb 17, 2022
  • 2 min read

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG - Harga minyak menutup kerugian pada perdagangan Rabu. Hal ini karena investor mempertimbangkan pernyataan yang bertentangan tentang kemungkinan penarikan beberapa pasukan Rusia dari sekitar Ukraina di tengah ketatnya pasokan minyak global dan pulihnya permintaan bahan bakar minyak (BBM).


Dikutip dari CNBC, Kamis (18/2/2022), harga minyak mentah Brent naik 1,6 persen menjadi USD 94,81 per barel, setelah turun 3,3 persen semalam setelah Rusia mengumumkan penarikan sebagian pasukannya di dekat Ukraina.


Sedangkan harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS melonjak 1,7 persen ke level USD 93,66 per barel, setelah kontrak mengakhiri sesi Selasa dengan penurunan 3,6 persen.


Kedua patokan harga minyak dunia tersebut mencapai level tertinggi sejak September 2014 pada perdagangan Senin, di mana Brent menyentuh level USD 96,78 dan WTI mencapai USD 95,82.


Harga minyak mentah Brent melonjak 50 persen pada 2021, sementara WTI melonjak sekitar 60 persen karena pemulihan permintaan global dari pandemi COVID-19 yang menekan pasokan.


Moskow mengumumkan penarikan sebagian pasukan dari perbatasan Ukraina, tetapi Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan pada hari Rabu bahwa aliansi tersebut tidak melihat adanya de-eskalasi dan bahwa Rusia melanjutkan pembangunan militernya.


“Risiko invasi skala penuh telah sedikit berkurang. Tetapi kami tidak mungkin keluar dari status quo saat ini,” kata Bjarne Schieldrop, Kepala Analis Komoditas di SEB di Oslo.


BacaJuga :

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA | PT Rifan Financindo Berjangka Buka Workshop Apa Itu Perusahaan Pialang, Masyarakat Harus Tahu RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan PT RIFAN | Bursa Berjangka Indonesia Belum Maksimal Dilirik Investor RIFANFINANCINDO | Rifan Financindo Intensifkan Edukasi RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Berburu keuntungan berlimpah melalui industri perdagangan berjangka komoditi RIFAN | Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka PT. RFB PT. RIFAN | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras PT. RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya PT RIFANFINANCINDO | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK RFB | RFB Masih Dipercaya, Transaksi Meningkat

Di luar ketegangan Ukraina, pasar minyak tetap ketat dan harga masih bisa bergerak menuju USD 100 per barel.


“Pasar tetap sangat ketat dan harga berada di lintasan naik sebelum eskalasi. Melemahnya ketegangan mungkin hanya menunda kenaikan ke USD100,” kata Craig Erlam, Analis Pasar Senior di OANDA.


Investor sedang menunggu data persediaan minyak mingguan AS dari Administrasi Informasi Energi pada 10:30 (1530 GMT).


Jajak pendapat Reuters menunjukkan, persediaan minyak mentah dan sulingan AS bisa turun 1,5 juta menjadi 1,6 juta barel pekan lalu.


Data dari American Petroleum Institute menunjukkan penurunan stok minyak mentah, bensin dan sulingan minggu lalu, menurut sumber pasar pada hari Selasa.


Sumber : Liputan 6

 
 
 

Comments


Also Featured In

    Like what you read? Donate now and help me provide fresh news and analysis for my readers   

Donate with PayPal

© 2023 by "This Just In". Proudly created with Wix.com

bottom of page