Harga Minyak Mentah Indonesia November Dipatok US$80,13 per barel
- Dec 9, 2021
- 2 min read

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG - Harga minyak mentah Indonesia pada November mengalami dipatok lebih rendah sekitar US$1,67 per barel dari US$81,8 per barel pada Oktober menjadi US$80,13 per barel.
Penetapan harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian crude price (ICP) pada November itu ditetapkan dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 181.K/MG.03/DJM/2021 tentang penetapan harga minyak mentah Indonesia pada November 2021.
Harga minyak mentah Indonesia pada November berlaku untuk minyak mentah utama dan minyak mentah permanen sejak ditetapkan pada 1 Desember lalu.
Sebelumnya, ICP pada Oktober sempat meroket US$9,60 per barel menjadi US$81,81 per barel. Peningkatan ini diikuti oleh kenaikan harga rata-rata minyak mentah utama di pasar internasional pada Oktober.
Beberapa faktor yang mempengaruhi kondisi ini antara lain krisis pasokan gas dan peningkatan harga batu bara berujung pada timbulnya krisis listrik di Eropa dan Asia. Kondisi ini ditopang oleh kondisi periode musim dingin yang diperkirakan lebih dingin dari sebelumnya. Walhasil, terjadi peningkatan permintaan minyak mentah sebagai bahan bakar pengganti.
BacaJuga :
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA | PT Rifan Financindo Berjangka Buka Workshop Apa Itu Perusahaan Pialang, Masyarakat Harus Tahu RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan PT RIFAN | Bursa Berjangka Indonesia Belum Maksimal Dilirik Investor RIFANFINANCINDO | Rifan Financindo Intensifkan Edukasi RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Berburu keuntungan berlimpah melalui industri perdagangan berjangka komoditi RIFAN | Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka PT. RFB PT. RIFAN | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras PT. RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya PT RIFANFINANCINDO | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK RFB | RFB Masih Dipercaya, Transaksi Meningkat Faktor lainnya adalah, kesepakatan OPEC+ untuk tidak menambah peningkatan produksi dan hanya akan melanjutkan rencana kenaikan produksi 400.000 barrels oil per day (BOPD) per bulan meskipun terdapat peningkatan permintaan minyak mentah.
OPEC melalui laporan bulan Oktober 2021 menyampaikan bahwa peningkatan proyeksi permintaan minyak mentah global pada kuartal IV/2021 sebesar 0,12 juta BOPD menjadi 99,82 juta BOPD dibandingkan proyeksi pada bulan sebelumnya.
Selain itu, penurunan proyeksi produksi minyak mentah negara Non OPEC pada triwulan IV/2021 tercatat sebesar 3,2 juta BOPD menjadi 65,24 juta BOPD dibandingkan proyeksi pada bulan sebelumnya.
Sumber : Bisnis

Comments