Harga Minyak Terpeleset Rencana Pembicaraan Ukraina dan Kesepakatan Nuklir Iran
- Feb 22, 2022
- 2 min read

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG - Rencana Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mengatakan pertemuan membuat harga minyak turun pada perdagangan hari Senin. Kedua pimpinan negara ini akan bertemu untuk membahas masalah ketegangan Ukraina.
Selain itu, harga minyak dunia juga turun tertekan prospek kesepakatan nuklir antara Iran dengan kekuatan dunia dalam akan terjadi dalam beberapa pekan ke depan.
Mengutip CNBC, Selasa (22/2/2022), harga minyak mentah berjangka Brent turun 73 sen atau 0,8 persen menjadi USD 92,81 pada pukul 02.24 GMT setelah melonjak lebih dari USD 1 ke angka USD 95 di awal perdagangan, level tertinggi sejak Rabu.
Sedangkan harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS juga turun 52 sen atau 0,6 persen menjadi USD 90,55 per barel setelah mencapai level tertinggi di USD 92,93 per barel.
Pelaku perdagangan gelisah selama sebulan terakhir di tengah kekhawatiran invasi Rusia ke tetangganya yaitu Ukraina. Invasi ini diperkirakan dapat mengganggu pasokan minyak mentah.
Namun kenaikan harga minyak dunia telah dibatasi oleh kemungkinan tambahan pasokan lebih dari 1 juta barel per hari minyak mentah dari Iran yang akan membanjiri dunia.
Seorang pejabat senior Uni Eropa pada hari Jumat mengatakan bahwa kesepakatan antara Iran dengan beberapa negara di Eropa akan menghidupkan kembali perjanjian nuklir Iran yang pernah disepakati pada 2015.
BacaJuga :
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA | PT Rifan Financindo Berjangka Buka Workshop Apa Itu Perusahaan Pialang, Masyarakat Harus Tahu RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan PT RIFAN | Bursa Berjangka Indonesia Belum Maksimal Dilirik Investor RIFANFINANCINDO | Rifan Financindo Intensifkan Edukasi RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Berburu keuntungan berlimpah melalui industri perdagangan berjangka komoditi RIFAN | Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka PT. RFB PT. RIFAN | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras PT. RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya PT RIFANFINANCINDO | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK RFB | RFB Masih Dipercaya, Transaksi Meningkat
Analis mengatakan setiap penambahan minyak akan membantu, tetapi harga akan tetap bergejolak dalam waktu dekat karena minyak mentah Iran kemungkinan baru akan kembali akhir tahun ini.
"Ada begitu banyak tekanan secara geopolitik sehingga sulit untuk mengetahui apa jawabannya (pada pergerakan pasar) - dengan Ukraina dan Iran," kata analis komoditas National Australia Bank Baden Moore.
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan Rusia akan terputus dari pasar keuangan internasional dan ditolak akses ke ekspor utama yang diperlukan untuk memodernisasi ekonominya jika menginvasi Ukraina.
“Jika invasi Rusia terjadi seperti yang telah diperingatkan AS dan Inggris dalam beberapa hari terakhir, Brent berjangka dapat melonjak di atas USD 100 per barel, bahkan jika kesepakatan Iran tercapai,” analis Commonwealth Bank Vivek Dhar mengatakan dalam sebuah catatan.
Sumber : Liputan 6

Comments