top of page

Negara OPEC Sepakat Genjot Produksi, Harga Minyak Merangkak Naik

  • Jan 5, 2022
  • 2 min read

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG - Jakarta Beberapa negara produsen minyak terbesar dunia yang tergabung dalam OPEC+ sepakat pada hari Selasa untuk tetap pada rencana peningkatan produksi minyak mulai Februari. Ini dilakukan karena investor energi mempertimbangkan dampak potensial dari melonjaknya kasus Covid Omicron.


OPEC dan sekutu non-OPEC, yang dikenal secara kolektif sebagai OPEC+, memutuskan untuk menaikkan target produksinya sebesar 400.000 barel per hari mulai bulan depan. Langkah itu diperkirakan secara luas mengingat tekanan AS untuk meningkatkan pasokan dan tidak ada pembatasan Covid baru yang besar.


Dipimpin oleh gembong OPEC Arab Saudi dan pemimpin non-OPEC Rusia, aliansi energi ini sedang dalam proses melepas rekor pengurangan pasokan sekitar 10 juta barel per hari.


Pengurangan produksi bersejarah diberlakukan pada April 2020 untuk membantu pasar energi setelah pandemi virus corona melemahkan permintaan minyak mentah.


“Harga minyak masih berada di sekitar USD 80 per barel, itu mungkin lebih tinggi dari yang [AS. Presiden] Joe Biden ingin," Herman Wang, redaktur pelaksana OPEC dan berita Timur Tengah di S&P Global Platts, mengatakan kepada "Street Signs Europe" CNBC, seperti dikutip Rabu (5/1/2022).


“Dan kemudian Anda melihat ketahanan pasar sejauh ini terhadap varian omicron, yang tentu saja OPEC anggap ringan dan berumur pendek. Jadi, ada banyak optimisme seputar apa yang akan dilakukan permintaan meskipun ada prediksi kelebihan pasokan yang menjulang di kuartal pertama,” kata Wang.


BacaJuga :

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA | PT Rifan Financindo Berjangka Buka Workshop Apa Itu Perusahaan Pialang, Masyarakat Harus Tahu RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan PT RIFAN | Bursa Berjangka Indonesia Belum Maksimal Dilirik Investor RIFANFINANCINDO | Rifan Financindo Intensifkan Edukasi RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Berburu keuntungan berlimpah melalui industri perdagangan berjangka komoditi RIFAN | Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka PT. RFB PT. RIFAN | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras PT. RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya PT RIFANFINANCINDO | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK RFB | RFB Masih Dipercaya, Transaksi Meningkat

“Saya pikir kita akan mencari OPEC+ untuk melanjutkan kenaikan 400.000 barel per hari pada pertemuan ini. Apa yang akan mereka lakukan pada pertemuan Februari dan pertemuan Maret, itu adalah masalah untuk lain waktu,” tambahnya.


Patokan internasional minyak mentah berjangka Brent diperdagangkan pada USD 79,87 per barel selama transaksi sore di London, naik sekitar 1,1 persen. Sementara minyak berjangka West Texas Intermediate AS berdiri di USD 76,89 per barel, sekitar 1 persen lebih tinggi.


Harga minyak naik lebih dari 50 persen tahun lalu, dengan investor energi optimistis bahwa varian Omicron yang sangat menular mungkin tidak separah yang ditakuti. Meskipun infeksi Covid mencapai rekor tertinggi baru, dengan AS melaporkan rekor harian global lebih dari 1 juta infeksi hanya dalam 24 jam.


Sumber : Liputan 6

 
 
 

Comments


Also Featured In

    Like what you read? Donate now and help me provide fresh news and analysis for my readers   

Donate with PayPal

© 2023 by "This Just In". Proudly created with Wix.com

bottom of page