Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Bakal Naik atau Turun?
- Nov 22, 2021
- 3 min read

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG - Harga emas sedang menunggu katalis berikutnya untuk membawanya naik ke level USD 1.900 per ounce, di mana pasar tengah mengincar volatilitas akhir tahun. Pada akhir pekan lalu, harga emas menutup perdagangan dengan turun 1 persen.
Harga emas berjangka Comex Desember diperdagangkan terakhir di USD 1,848.60, turun 0,69 persen hari ini.
Rintangan yang berpotensi menghalangi kenaikan harga emas pada pekan ini adalah libur perdagangan, dengan pasar mereda untuk merayakan liburan Thanksgiving AS.
"Aktivitas perdagangan akan tipis, dan kita bisa memiliki beberapa pergerakan berlebihan di sini. Kita tidak akan melihat tren baru muncul minggu depan kecuali kita mendapatkan kejutan Brainard. Jika tidak, emas bisa terjebak dalam pola konsolidasi itu," kata Moya dikutip dari Kitco, Senin (22/11/2021).
Menurut dia, harga emas akan berada dalam perdagangan bergejolak karena pasar mencoba untuk menentukan seberapa dovish The Fed akan berakhir tahun depan karena tekanan inflasi meningkat.
"Tindakan harga cukup banyak dijamin akan berombak apakah kita menunggu untuk melihat apakah The Fed harus tunduk pada tekanan inflasi atau tidak. Menunggu beberapa bulan ke depan dari laporan harga untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik," kata Moya.
"Sampai kita memiliki pegangan yang lebih kuat tentang apa prospek jangka pendek untuk bank sentral, itu akan menjadi fluktuasi bagi harga emas," ungkap dia.
Setiap menurunan harga emas kemungkinan akan dilihat sebagai peluang untuk membeli.
BacaJuga :
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA | PT Rifan Financindo Berjangka Buka Workshop Apa Itu Perusahaan Pialang, Masyarakat Harus Tahu RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan PT RIFAN | Bursa Berjangka Indonesia Belum Maksimal Dilirik Investor RIFANFINANCINDO | Rifan Financindo Intensifkan Edukasi RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Berburu keuntungan berlimpah melalui industri perdagangan berjangka komoditi RIFAN | Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka PT. RFB PT. RIFAN | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras PT. RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya PT RIFANFINANCINDO | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK RFB | RFB Masih Dipercaya, Transaksi Meningkat
"Sementara hambatan bisa muncul kembali, risiko penurunan pertumbuhan, ditambah inflasi yang meningkat dan ekspektasi kami untuk USD melemah dan imbal hasil riil tetap sangat negatif, menunjukkan penurunan harga kemungkinan akan dilihat sebagai peluang pembelian yang baik," kata Analis Logam Standard Chartered Suko Cooper.
Jika emas turun di bawah USD 1.840 per ounce pekan ini, logam mulia bisa berisiko mengalami aksi jual lebih lanjut, kata ahli strategi di TD Securities.
Moya mengungkapkan, pekan ini harga emas kemungkinan akan tetap antara USD 1.840 dan USD 1.890 per ounce.
"Saya tidak akan terkejut jika kita menguji area USD 1.890 dan kembali ke tempat kita berada sekarang. Jika kita melihat beberapa pelemahan yang lebih luas pada emas, seharusnya ada support yang cukup kuat di USD 1.840-USD 1.850."
Juga, bitcoin di bawah USD 60.000 mungkin merupakan kabar baik untuk emas. "Risiko pelemahan lebih lanjut untuk bitcoin masih ada. Jika kita melihat penurunan lain pada bitcoin, itu sendiri bisa menjadi berita bagus untuk emas," kata Moya.
Sumber : Liputan 6

Comments