top of page

Tak Mampu Atasi Krisis, Presiden Armenia Mengundurkan Diri

  • Jan 24, 2022
  • 2 min read

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG - Presiden Armenia Armen Sarkissian mengumumkan pengunduran dirinya dengan alasan ketidakmampuan pemerintahnya untuk mempengaruhi kebijakan selama masa krisis nasional.


Sarkissian, Presiden sejak 2018, berada di pusat krisis politik domestik yang meletus tahun lalu setelah perang antara Armenia dan rival lama Azerbaijan untuk menguasai wilayah Nagorno-Karabakh yang disengketakan.


Dia juga terlibat dalam perselisihan dengan Perdana Menteri Nikol Pashinyan tahun lalu atas sejumlah masalah.


Salah satunya adalah pemecatan kepala angkatan bersenjata setelah perang yang mengakibatkan protes yang membawa ribuan orang turun ke jalan-jalan di negara Kaukasus itu.


“Ini bukan keputusan yang didorong secara emosional dan ini berasal dari logika tertentu,” kata Sarkissian kemarin dalam sebuah pernyataan di situs resminya seperti dikutip Aljazeera.com, Senin (24/1/2022).


"Presiden tidak memiliki alat yang diperlukan untuk mempengaruhi proses penting kebijakan luar negeri dan dalam negeri di masa-masa sulit bagi rakyat dan negara," katanya.


Dia berharap pada akhirnya perubahan konstitusi dapat dilaksanakan dan presiden serta pemerintahan presiden berikutnya dapat beroperasi dalam lingkungan yang lebih seimbang.


BacaJuga :

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA | PT Rifan Financindo Berjangka Buka Workshop Apa Itu Perusahaan Pialang, Masyarakat Harus Tahu RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan PT RIFAN | Bursa Berjangka Indonesia Belum Maksimal Dilirik Investor RIFANFINANCINDO | Rifan Financindo Intensifkan Edukasi RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Berburu keuntungan berlimpah melalui industri perdagangan berjangka komoditi RIFAN | Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka PT. RFB PT. RIFAN | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras PT. RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya PT RIFANFINANCINDO | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK RFB | RFB Masih Dipercaya, Transaksi Meningkat

Setelah referendum pada bulan Desember 2015, Armenia menjadi republik parlementer dan kekuasaan presiden dikurangi secara signifikan. Artinya, peran perdana menteri dipandang lebih kuat.


Armenia menyetujui gencatan senjata dengan Azerbaijan November lalu di perbatasan mereka, setelah Rusia mendesak mereka untuk mundur dari konfrontasi menyusul bentrokan paling mematikan sejak perang enam minggu pada tahun 2020 ketika Moskow juga menengahi kesepakatan damai untuk mengakhiri permusuhan.


Pada saat itu, Sarkissian mengkritik fakta bahwa dia tidak diikutsertakan dalam negosiasi.


Perdana Menteri Pashinyan sejak itu berada di bawah tekanan. Protes jalanan reguler menuntut dia mundur karena persyaratan perjanjian damai.


Di bawah kesepakatan 2020 yang ditengahi oleh Rusia, Azerbaijan mendapatkan kembali kendali atas wilayah yang telah hilang selama perang di awal 1990-an.


Armenia memisahkan diri dari Uni Soviet pada tahun 1991 tetapi tetap bergantung pada Rusia untuk bantuan dan investasi.


Sumber : Bisnis

 
 
 

Comments


Also Featured In

    Like what you read? Donate now and help me provide fresh news and analysis for my readers   

Donate with PayPal

© 2023 by "This Just In". Proudly created with Wix.com

bottom of page